Tenaga stepper motor ditentukan oleh kemampuan stepper motor dan arus yang diumpankan ke stepper motor tersebut. Jika stepper motor anda sering meleset / skip yang mengakibatkan hasil cetak anda bergeser, cobalah untuk mengatur arus stepper motor dengan langkah sederhana dibawah ini.

Jika arus stepper motor anda terlalu kecil maka, stepper motor akan kekurangan pasokan tenaga, akibatnya tenaga nya kecil dan dia tidak bisa mempertahankan posisi. Sebaliknya jika arus yang masuk terlalu besar, maka stepper motor akan menjadi panas dan tenaganya juga menjadi kecil karena daya magnet akan menjadi netral jika terkena panas. Disamping itu stepper motor akan cepat rusak.

Cara yang sederhana tapi paling OK untuk mengetahui apakah arus yang masuk sudah pas adalah dengan memegang stepper motor itu ketika sudah berjalan sekitar 10 menit. Kalau motornya dingin maka arusnya kurang, kalau motornya panas, arusnya terlalu besar. Yang pas, motor sedikit hangat. Tangan kita merasa nyaman kalau memegang motor itu.

Cara ini saya katakan paling OK, karena kita seringkali tidak bisa memastikan type stepper motor yang kita pakai sehingga datasheet di internet tidak bisa kita andalkan.

Belum tentu stepper motor yang lebih kuat, memutuhkan arus yang lebih besar. Ada stepper motor yang arusnya lebih kecil tetapi dia memakan tegangan yang lebih besar. Sebaliknya ada stepper motor yang arusnya besar tetapi memakan tegangan yang lebih kecil.

Biasanya printer 3d menggunakan stepper driver A4988 atau DRV8825. Stepper motor ini mempunyai potensio kecil yg digunakan untuk mengatur arus. A4988 arusnya akan semakin besar jika diputar searah jarum jam. Sedangkan DRV8825 arusnya akan semakin kecil jika diputar searah jarum jam.

Kita bisa mengetahui besarnya arus maksimum dengan cara melihat tegangan yang ada di potensio itu dengan ground (negatif). Caranya jepit obeng yang digunakan, hubungkan dengan voltmeter. Dan kabel negatif voltmeter di hubungkan dengan negatif.
Rumusnya :
– DRV8825: Imax = 2 * Vref   (jika Vref = 0.5 maka Imax = 1A)
– A4988    : Imax = 2,5 * Vref (jika Vref = 0.5 maka Imax = 1.25A)

( Update: Lihat catatan di bawah.)

Untuk lebih jelasnya anda bisa lihat youtube berikut ini:

DRV8825 :

A4988 :

Untuk review lebih mendalam, kunjungi :

Forum Arduino 
Pololu’s A4988 description
Pololu’s DRV8825 description

Catatan.:

Cara menghitung arus max adalah dengan rumus:
Imax=Vref / (8⋅Rcs)

Ada 3 macam A4988 yg penulis temui.

A4988 lama menggunakan Rcs 0.050 ohm
A4988 yg lebih baru menggunakan Rcs 0.068
A4988 yg ada dipasarn menggunakan Rcs 0.100

Untuk Rcs 0.050 maka Vref = 0.5 artinya Imax = 1.25 A
Untuk Rcs 0.068 maka Vref = 0.544 artima I max = 1 A
Untuk Rcs 0.100 maka Vref = 0.5 artinya I max = 0.625 A