Cetakan berambut terjadi karena adanya plastik halus seperti benang (string) yang menempel pada cetakan. Biasanya terjadi karena plastik meleleh keluar dari nozzle ketika extruder bergerak ke tempat lain. Pengaturan yang umum digunakan untuk mengatasi string yang berlebihan adalah dengan penarikan balik (retraction), pengaturan temperature hotend dan pengaturan kecepatan perpindahan (travel speed)

Untuk mengatasi stringing ini, pastikan opsi retraction sudah aktif di tiap extruder. Jika retraction aktif, ketika extruder selesai mencetak satu bagian, filamen akan ditarik kembali ke nozzle. Saat pencetakan berikutnya, filamen didorong keluar lagi dari nozzle.

Di bawah ini kita akan membahas pengaturan variable retraction :

Jarak (Retraction Distance)

Pengaturan retraction terpenting adalah jarak retraction, yang akan menentukan seberapa banyak plastik yang ditarik dari nozzle. Umumnya direct-drive extruder hanya butuh jarak retraction 0.5-2.0mm, Sedangkan Bowden extruder butuh jarak retraction sampai 15mm. Jarak retraction ini  berdasarkan pada panjang jarak antara drive gear extruder dengan nozzle yang dipanaskan. Jika masih ada string pada cetakan, cobalah menambah 1mm pada jarak retraction dan cetak ulang.

Kecepatan (Retraction Speed)

Pengaturan kecepatan retraction menentukan seberapa cepat filamen ditarik dari nozzle. Jika retraction terlalu lambat, plastik akan mulai bocor sebelum extruder pindah ke tempat baru. Jika retraction terlalu cepat, filamen akan terpisah dari plastik panas di dalam nozzle, atau putaran drive gear yang cepat akan menggerus potongan filamen. Biasanya nilai antara 1200-6000mm/min (20-100 mm/s) akan menghasilkan performa retraction yang sangat bagus. Angka yang ideal bergantung dari material yang anda gunakan.

Temperatur Terlalu Tinggi

String yang berlebihan bisa juga disebabkan oleh temperatur extruder yang terlalu tinggi. Jika suhu terlalu tinggi, plastik di dalam nozzle akan menjadi terlalu cair dan mudah rembes dari nozzle. Jika suhu terlalu rendah, plastik akan terlalu padat dan sulit keluar dari nozzle. Jika dirasa pengaturan retraction sudah tepat, tapi masih ada masalah ini, kurangilah suhu extruder antara 5-20 derajat. Ini akan berdampak signifikan terhadap kualitas akhir cetakan.

Perpindahan (Travel) panjang pada Ruang Terbuka

Stringing terjadi ketika extruder berpindah dari satu tempat ke tempat lain dan selama pergerakan tersebut plastik meleleh keluar dari nozzle. Panjang perpindahan ini sangat berdampak pada banyaknya aliran plastik. Perpindahan yang cukup singkat dan cepat menyebabkan plastik tidak punya waktu untuk keluar dari nozzle. Namun perpindahan panjang lebih mudah membentuk string.

Ruang terbuka disini artinya ruang dimana tidak ada plastik cetakan dibawah jalur yg dilalui. Jika nozzle melalui jalur dimana tidak ada plastik cetakan di bawahnya maka lelehan akan menjadi string.

Software slicer dapat meminimalisir perpindahan nozzle melalui jalur di ruang terbuka. Dalam beberapa kasus, software slicer bahkan bisa meniadakan lintasan terbuka. Efeknya adalah tidak ada kemungkinan untuk menciptakan string, karena nozzle akan selalu berpindah melalui jalur di atas plastik padat sehingga jika ada lelehan, maka lelehan itu akan menyatu dengan plastik dibawahnya. Opsi ini di sebut dengan “Avoid crossing outline for travel movement”.

Kecepatan Perpindahan (Travel Speed)

Menambah kecepatan perpindahan akan mengurangi waktu extruder untuk melelehkan plastik diantara bagian. Kecepatan sumbu X/Y menunjukkan kecepatan laju horisontal, dan berpengaruh langsung pada total waktu perpindahan di ruang terbuka. Jika printer dapat berpindah dengan kecepatan tinggi, maka string diantara dua bagian cetakan akan berkurang.

Software Slicer

Software Slicer Cura yg terbaru ada fitur untuk mengurangi serabut dengan mengubah gerakan nozzle saat perpindahan. Bisa lihat di video di bawah ini.